Ya Khumairo’

Image

Maghrib yg di nanti telah tiba

Mega merah nampak mengggelanyut manja dilangit senja

Suara muadzin yg bersahut- sahutan terdengar merdu di telinga

Berbeda dengan suasana sepi yang biasa kurasakan dirumah.Sekarang ini aku tengah duduk melingkar bersama santri lainya menikmati buka puasa.Bulan ramadhan kali ini aku memang ingin merasakan suasana yang lain.Aku ingin menghilangkan rasa jenuhku pada gemerlap dunia,sejenak beristirahat melupakanya.Pesantren menjadi pilihanku.Bukan murni pilihanku memang,ada hal lain yang membuatku ingin kesini,”kamu”. Ya, sebelumnya secara iseng Billy saudara sepupuku pernah kuminta untuk mencarikanku pacar.Dia berbicara banyak tentangmu.Katanya dia punya teman dipesantren ini.Lutfiana namamu,kamu tinggal di pesantren putri sebelah pesantren putra yang aku tempati sekarang.Aku tau kamu dari facebook,kulihat foto-foto di album profilmu.Parasmu cantik memang,macam kecantikan eksotis ala perempuan-perempuan turki yang sering kulihat di televisi.Lewat pesan facebook aku sempat bertanya apakah kamu mempunyai darah timur tengah? “Bukan ya.. Aku gadis jawa tulen kok” katamu waktu itu. Kemudian aku bertanya lebih jauh tentang dirimu,ternyata kamu asyik juga diajak ngobrol.Rasa ketertarikanku padamu kian menjadi.Seperti namamu Lutfiana yang berarti kelembutan,aku berharap semoga peringaimu pun begitu.Aku ingin mengenalmu lebih jauh,itulah sebenarnya alasan aku jadi santri selama bulan ramadhan disini.”santri pasan” namanya. Continue reading

Advertisements